Hidup Tanpa Gaji Tetap Rezeki Terus Cair, Ini Rahasianya

May 29, 2019




Ilustrasi : Didekatkan dengan teman baik termasuk rezeki/sifathlist

Jadi gini, selama dua bulan resign dari perusahaan swasta banyak pertanyaan yang menumpuk ketika bertemu. Mulai dari “Sekarang kerja di mana?” “Punya bisnis apa?” “Kok bahagia terus dan hidup enak, pasti tabungannya banyak ya?” “Disponsori oleh parents kali ya?” “Jalan-jalan mulu, dapat traveling gratisan atau ada yang danai ya? (aamiin)” dan masih banyak lainnya deh yang nggak bisa saya tulis semua.

Begini teman-teman dan netijen yang budiman. Semua manusia butuh kebahagiaan dan mereka punya caranya masing-masing. Jadi walaupun saya hanya seorang jobless atau freelancer atau penadah recehan (tapi bukan pengemis ya) selama dua bulan terakhir ini, tetap membutuhkan kebahagiaan dalam menjalani hidup. Jadi saya punya cara tersendiri untuk bahagia.

Menjadi seorang yang tidak memiliki pekerjaan tetap selama (terhitung) dua bulan ini, saya berusaha membiayai diri saya sendiri dengan sisa tabungan hasil kerja di perusahaan sebelumnya. Kalau dipikir-pikir dua bulan tanpa gaji tetap itu sangat menyakitkan, karena harus puasa keinginan. Prioritas kebutuhan sandang pangan papan, iya papan karena saya harus bayar indekos per bulannya.
 
Daripada pusing menunggu panggilan dari perusahaan yang entah kapan itu, saya mencoba mencari cara lain mendapatkan uang sambil merealisasikan mimpi saya sejak kecil. Yakni bisa singgah ke beberapa daerah di Indonesia. Untuk saat ini masih sekitar Jawa Barat dan sekitar sih karena disesuaikan dengan tabungan hahaha. “Lho, udah nggak kerja tapi hidup hedon dan jalan-jalan aja,” tenang saya udah memanage keuangannya. Walaupun tabungan modal masa depan terus menitis dan tidak direfil dengan gaji per bulan tapi ya jalani aja sih, sambil bersyukur. Selain itu, kita harus berusaha memahami kondisi dan hakikat hidup di dunia.

Semua makhluk-Nya di dunia ini dijamin rezekinya lho. Jangan kan manusia, hewan dan tumbuhan saja yang tidak kerja masih bisa makan untuk bertahan hidup. Ini yang dinamakan rezeki yang sudah dijamin. Saat ini (belum) punya gaji tetap per bulan tapi kita masih diberi rezeki untuk bertahan hidup. Mau lebih rezekinya ya berusaha misal bisnis, menciptakan peluang, mengandalkan skill, hobi yang dibayar, dan masih banyak lainnya deh. Manusia diberi akal maka berpikirlah dan jangan pesimis lakukan yang terbaik dalam hidupmu. Fighting!

Sejak resign, saya mencoba singgah ke beberapa daerah. Selain untuk memenuhi daftar kunjungan di secarik kertas impian juga bisa dibuat untuk konten atau bahan menulis di blog. “Lah ngapain juga tulis-tulis begituan, nggak menghasilkan fulus” Eitsss, jangan salah. Dengan tulisan, saya juga bisa menghasilkan duit recehan, yakni dengan ikut lomba-lomba gitu atau nulis yang dibayarlah. Hahaha walaupun dari zaman SMA sampai sekarang belum pernah menang lomba menulis dengan hadiah jutaan rupiah. Tapi nggak apa-apa, namanya juga usaha hahaha. Pernah juga ikut lomba foto, gimana pun caranya deh biar bisa bertahan hidup sambil ngerefil tabungan.

Rezeki saya bukan cuma di situ, saya juga dapat rezeki dari orang tua. Bukan minta duit ya tapi berupa jatah makan pagi siang malam kalau di rumah. Iya kadang jajan juga gratis tinggal ambil karena warung sendiri wkwkwkwk. Terus kalau di perantauan saya selalu dapat rezeki tidak diduga datangnya. Rezeki berkumpul dengan teman, ilmu pengetahuan, sharing bisnis, dan Alhamdulillah masih ada yang ngasih (anggap) THR di lebaran tahun ini.

Kita harus paham rezeki itu tidak hanya berupa uang ya gaes, tapi teman baik, makan enak, bahagia, jalan-jalan murah, voucher ojeg online pun rezeki. Jadi jangan mengkhawatirkan soal rezeki, semua sudah diatur oleh Sang Maha Pemberi dan tidak akan tertukar. Setelah ini saya pun akan share delapan jenis datangnya rezeki dari Allah, mari lanjut baca di bawah ini ya

Rezeki yang telah dijamin
Tidak ada satu pun makhluk yang bergerak (bernyawa) di atas bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya” (Q.S. Hud : 6)

Rezeki karena usaha
Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya” (Q.S. An-Najm : 39)

Rezeki karena bersyukur
Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambahkan (nikmat) kepadamu” (Q.S. Ibrahim : 7)

Rezeki tak terduga
Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberikannya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka” (Q.S. At-Thalaq : 2-3)

Rezeki karena istighfar
Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan dengan lebat dan memperbanyak harta” (Q.S. Nuh : 10-11)

Rezeki karena sedekah
Barang siapa yang meminjamiAllah dengan pinjam yang baik (infak dan sedekah), maka Allah akan melipat gandakan ganti kepdanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan” (Q.S. Al-Baqarah : 245)

Rezeki karena menikah
Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang diantara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan membaerikan kecukupan kepadanya mereka dengan karunia-Nya” (Q.S. An-Nur : 32)

Rezeki karena anak
Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu” (Q.S. Al-Israa : 31).

Tetap semangat, terus berusaha, selalu bersyukur, dan istiqomah di jalan-Nya. Insya Allah, selalu diberi yang terbaik. Jangan lupa perbaiki ibadahnya dan selalu berdoa.


You Might Also Like

0 komentar

Blog Archive