Mandalika, Destinasi Lombok yang Bisa Membuat Pelancong Ketagihan

August 21, 2019

Pantai Kuta, kawasan Mandalika, Lombok, NTB/sifathlist

Indonesia begitu kaya akan wisata alam dari gunung, bukit, dan pantai menjadi primadona di mancanegara. Keindahannya tidak kalah dengan destinasi di luar negeri. Selain itu keramahan masyarakat Indonesia pun menjadi daya tarik yang bisa membuat para pelancong nyaman selama melakukan wisata.

Ada salah satu kawasan wisata yang membuat saya ketagihan, sangat ingin kembali mengunjungi destinasi itu. Mandalika. Kawasan yang memiliki area seluas sekitar 1.000 hektare yang berada di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Indonesia ini sangat memukau. Memukau karena begitu banyak spot yang instgaramable di sana. Diantaranya Pantai Kuta, Pantai Tanjung Aan, Pantai Seger, Pantai Serenting, Bukit Merese, Batu Payung, dan Pantai Gerupuk.

Saya bersama rombongan dari Jakarta terbang dari Bandarundara Soekarno Hatta menuju Bandarudara Internasional Lombok. Kami tiba sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Sebelum menuju Mandalika, kami mampir terlebih dahulu ke Desa Sade. Di mana desa ini merupakan salah satu destinasi mengenai adat dan budaya. Kemudian dilanjut menuju kawasan wisata Mandalika.

Baca Juga : Mengenal Desa Sade Lombok dari Adat dan Rutinitas Warga

Kawasan Mandalika yang masuk dalam daftar kunjungan yakni Pantai Kuta, Tanjung Aan, dan Bukit Merese.

Pantai Kuta


Pantai Kuta/sifathlist

Seperti kabar yang sudah beredar, pertama kali melihat pantai secara langsung sangat asri. Paduan air laut atau Pantai Kuta begitu cantik. Air begitu biru, tosca sangat jernih hingga karang di bawahnya pun terlihat.

Apalagi saat itu menikmati Pantai Kuta siang hari, dimana dengan jelas air dengan ombak tidak terlalu besar ini menyuguhkan warna yang cantik karena paduan air dengan pantulan sinar matahari dan angina sepoi-sepoi yang menyejukkan dikala terik.

Dengan paduan pasir putih yang cantik, bebatuan di sisi lain ini sangat menawan. Terlebih untuk dijadikan spot foto, ini sangat instagramable. Sudah dipastikan akan mendatangkan like dan komen positif dari para follower.

Pantai Tanjung Aan


Tanjung Aan/sifathlist

Soal keindahan tidak begitu berbeda dengan Pantai Kuta. Di sini sangat sepi dibanding Pantai Kuta. Bahkan saat itu hanya rombongan kami yang berada di sana. Yang paling saya suka adalah pasir putihnya, karena terasa lebih lembut dibanding di Pantai Kuta.

Terlihat ada pepohonan di pinggir pantai, angin pun cukup terasa kencang namun masih aman. Kemudian kami agak sedikit naik ke atas untuk melihat keindahan Tanjung Aan dan sekitar. Di sini kami bisa mengamati secara jelasan keindahan alam Lombok. Pantai yang cantik, bukit di ujung sana menyambung sangat menarik.

Namun ada hal yang kenapa saya ketagihan dan sangat ingin kembali ke sana, karena saya tidak menikmati bermain air di Pantai Kuta dan Tanjung Aan. Saya hanya sekedar meilhat dan mendokumentasikan alam Mandalika, padahal ingin sekali bermain air di sisi pantainya.

Bukit Merese


Bukit Mereset/sifathlist

Nah kalau ke Mandalika jangan lewatkan senjamu di Bukit Merese. Karena lokasi yang paling pas dan instagramable menikmati sunset, ya di Bukit Merese.

Dari tempat parkir, para pengunjung harus naik ke bukit terlebih dahulu. Tidak begitu jauh namun tetap menjadi tantangan dan pengalaman yang menyenangkan. Tidak perlu khawatir sudah ada pijakan bekas para pelancong sehingga mudah untuk menggapai puncak Bukit Merese. Bukitnya ini berupa gundukan tanah dan sedikit bebatuan yang cukup luas dengan pemandangan alam Mandalika.

Soal suasana Mandalika, sangat mengagumkan. Masih asri, sangat bersih tidak ada sampah sedikit pun, dan masih terbilang sepi. Maka ini sangat cocok bagi para wistawan yang ingin menenangkan diri sambil menikmati alam ciptaan Tuhan di Lombok ini.

Jika hendak solo traveling pun cocok. Oh ya, jangan khawatir soal susah memotret diri atau mengabadikan moment. Karena di Mandilika ini sudah ada jasa fotografer. Eits, fotografer nya ini yang membuat saya terheran-heran. Mereka adalah anak-anak Lombok yang masih sekolah ditingkat Sekolah Dasar dan Menengah Bawah.

Jadi hal uniknya, kabarnya anak-anak Lombok dilatih oleh seorang fotografer professional luar negeri. Ada kelas dan pelatihan terlebih dahulu kemudian mereka berkembang dan mahir dalam mengoprek ponsel atau kamera. Berawal dari belasan anak kemudian saling mengajarkan, akhirnya semua anak Lombok terkhusus di kawasan Mandalika ahli dalam memotret.

Bukan sekedar jepret, hasil bidikannya ini layaknya fotografer professional. Cantik. Bahkan tidak sungkan-sungkan, anak-anak ini mengarahkan para pelancong agar hasil fotonya bagus. Soal bayaran, mereka tidak mematok harga. Berapa pun lama jasanya dipakai, soal bayaran seikhlasnya para wisatwan memberi. Menarik bukan?

Saya begitu bersyukur dan senang sekali bisa berkaunjung ke sana bersama rombongan Fam Trip dari Jakarta. Dimana ini adalah event milik Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI 2018 lalu dalam mempromosikan destinasi di Lombok.

Salah satu yang paling saya ingin kunjungi adalah Mandalika. Hari pertama menginjakkan kaki di Lombok, Mandalika menjadi tujuan yang paling utama. Karena di luaran sana Mandalika ini begitu dikenal dengan pantai yang masih natural. Terlebih pada 2017 lalu Mandalika resmi sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata.

Maka Mandalika ini menjadi salah satu destinasi super prioritas karena sangat potensial mendatangkan banyak wisatawan baik domestic maupun mancanegara. Hal ini sangat baik untuk kemajuan di bidang pariwisata alam Lombok demi membantu meningkatkan perekonomian Indonesia terkhusus Lombok, NTB. 

You Might Also Like

0 komentar

Blog Archive

Adv

loading...