Mengenal Lebih Dekat Jembatan Pasupati dan Taman Jomblo Bandung

September 27, 2020

 

(Foto: Jembatan Pasupati Bandung/Humasbdg)

Bandung memiliki banyak ikon yang dikenal oleh masyarakat umum. Dari Gedung Sate, Gedung Merdeka hingga Jembatan Pasupati. Dalam rangka Hari jadi Kota Bandung, yuk lebih dekat lagi mengenal Jembatan Pasupati.

Pasupati ternyata sebuah singkatan dari Jalan Pasteur dan Jalan Surapati. Direncanakan dibangun sejak zaman Belanda.


1. Pasupati dan perancangnya

Jalan layang Pasupati secara historis sudah terancang oleh arsitek Ir. Karsten. Di mana wilayah ini pada 1920-an sudah menyimpan dasar-dasar rancangan kota Bandung. 

Kemudian dari tahun 1931, rancangan itu masih tetap jadi obsesi sebuah program Autostrada yang menghubungkan missing link Jalan Pasteur (Pasteurweg) dan Jalan Ir. H. Djuanda (Dagoweg). Sempat tertunda namun akhirnya terwujud melalui hibah dana dari pemerintah Kuwait. 


2. Jembatan yang menggunakan teknologi anti gempa pertama di Indonesia

Pasupati merupakan jalan layang pertama di Indonesia yang memanfaatkan teknologi anti gempa. Perangkatnya yang disebut lock up device (LUD) yang dibuat di Prancis.

Secara keseluruhan menggunakan 663 unit segmen yang ditopang oleh 46 tiang. Setiap segmen beratnya 80 ton sampai ke 140 ton. Hal yang menarik, jembatan ini dilengkapi dengan jembatan cable stayed sepanjang 161 meter yang melintang di atas lembah Cikapundung. 


3. Jembatan tanpa kaki

Pasupati adalah jembatan tanpa kaki (Cable stayed). Kekuatannya ditopang oleh 19 kabel baja yakni 10 kabel sebelah barat dan 9 kabel sebelah timur. Tiap kabel isinya 91 kabel kecil yang masing-masing kabel kecil itu terdiri dari tujuh kabel yang lebih kecil lagi. Sepuluh kabel yang dipasang disebelah barat dibuat berpasangan.


4. Terdapat taman di bawahnya

Tidak hanya jembatan untuk perlintasan kendaraan saja, melainkan ada ikon lain yang juga sama indahnya. Yakni Taman film dan taman jomblo.

Taman ini dibangun pada masa kepemimpinan Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung. Taman ini sebagai tempat nongkrong atau perkumpulan anak-anak muda untuk main skate board.

Jadi kalau sedang di Bandung, boleh ini mampir ke taman ini. Mau jomblo atau sudah punya pacar taman ini terbuka untuk umum.


You Might Also Like

0 komentar

Blog Archive